28 Oktober 2007
Ringkasan PROBLEM SOLVING
Tahap awal adalah terlebih dahulu mengidentifikasikan tipe-tipe permasalahan yg dipecahkan.
1. Masalah Riset : Masalah yg membutuhkan pembuktian dari hipotesis yg telah dibuat.
2. Masalah Pengetahuan : Kondisi dimana seseorang memiliki pengetahuan yg kurang untuk memecahkan masalah yg dihadapi.
3. Masalah Troubleshooting : Terjadi saat suatu alat tdk berfungsi sebagaimana mestinya
4. Masalah Matematis : Masalah yg melibatkan perhitungan dgn model matematis.
5. Masalah Sumber Daya : Bagaiman untuk mengatasi keterbatasan sumber daya.
6. Masalah Sosial : Masalah yg meliputi hubungan sosial, umumnya masalah sumber daya manusia.
7. Masalah Desain : Masalah inti dr engineering. Membutuhkan kreativitas, pengetahuan luas, dan kerjasama yg baik.
Pendekatan Pemecahan Masalah
Hal ini harus dilakukan secara runut. Secara umum dpt diurutkan tahapannya sebagai berikut:
1. Identifikasi Masalah : Mengidentifikasikan masalah yg dihadapi.
2. Sintesis : Tahap kreativitas dimana bahan-bahan terintegrasi secara keseluruhan.
3. Analisis : Memecahkan rencana keseluruhan menjadi bagian per bagian dgn pemodelan matematis dr fenomena yg fisis.
4. Aplikasi : Menyortiran/pemilihan informasi yg tepat untuk memecahkan masalah.
5. Komprehensi : Menggunakan informasi tepat yg telah disortir sebelumnya untuk memecahkan masalah.
Kuliah Bersama KONTEK
Penempatan Polisi Tidur di Lingkungan Rumah
- PRO => agar tdk banyak dilewati mobil
- KONTRA => jalan malah akan macet krn kendaraan berjalan lebih lambat
2 teori yg digunakan untuk memecahkan masalah:
1. Ethical Egoism
Sebagai warga di lingkungan tersebut, kami kurang setuju, karena jalan di lingkungan kami sudah terlalu sempit, jika dibangun polisi tidur, pasti akan menambah kemacetan, sehingga akan memperburuk keadaan. Ditambah lagi mobil yang melewati polisi tidur akan memiringkan mobilnya dan akan menambah macet jalan.
2. Utilitarian
Aspek yang Dilihat +/- (1 – 10)
Importance (%)Keamanan + (9) 27
Kelancaran berkendara + (5) 15
Kenyamanan berkendara + (3) 10
Kecelakaan - (9) 30Kemacetan - (7) 18
Penghitungan= ∑ [(+) x persentase] – ∑ [(-) x persentase]
= [(9x27) + (5x15) + (3x10)] – [(9x30) + (7x18)]
= [243 + 75 + 30] – [270 + 126]
= 348 – 396= -48 (JANGAN DILAKUKAN)
Analisis:
Keselamatn dan kenyamanan berkendaraan tergantung pd pengendaranya sendiri. Walaupun dibuat sistem sedemikian rupa, seperti polisi tidur contohnya, namun pengendaranya tidak memiliki kesadaran untuk berkendara dgn baik, tetap saja akan terjadi masalah yg tdk diinginkan.
Kesimpulan:
Dari kasus dan tinjauan terhadap teori-teori di atas, dpt diputuskan untuk tdk menempatkan polis tidur di lingkungan rumah. Sebaiknya diusulkan penyelesaian berupa penempatan petugas lalu lintas atau satpam untuk mencegah terjadinya masalah di lingkungan warga.
